Search This Blog

Friday, March 28, 2014

(anak) Dot Bisa Pengaruhi Perkembangan Emosi Anak Laki-Laki

By Sarah B. Weir, Yahoo! blogger

Meletakkan dot di mulut bayi adalah cara yang cepat untuk menenangkan mereka saat rewel. Namun bagi anak laki-laki, hal itu mungkin juga dapat mengganggu pertumbuhan emosional mereka.

Sebelum bayi dapat berbicara, mereka bergantung pada isyarat non-verbal, terutama ekspresi wajah untuk berkomunikasi. Bayi juga meniru isyarat-isyarat tersebut, dan dengan demikian, mereka juga menemukan emosi di balik isyarat tersebut. Dalam sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Basic and Applied Social Psychology, para  peneliti dari University of Wisconsin meneliti lebih dari 100 anak-anak dan menemukan bahwa anak laki-laki yang berusia 6-7 tahun yang sering menggunakan dot, lebih tertinggal ketika meniru mimik ekspresi wajah yang diperlihatkan di video.

Mereka juga mewawancarai lebih dari 600 mahasiswa dan menemukan bahwa pria di usia kuliah, yang mengedot saat bayi, mendapatkan nilai lebih rendah dalam hal mengukur empati dan kemampuan untuk mengevaluasi suasana hati orang lain. Bagi anak perempuan dan wanita muda, para peneliti menemukan bahwa tidak ada perbedaan kematangan emosi berdasarkan penggunaan dot.

"Wanita cenderung lebih tepat dalam berekspresi dan membaca isyarat emosional," kata sang penulis, Paula Niedenthal, PhD. "Kami tidak tahu persis bagaimana itu terjadi. Itulah yang mungkin menjadi salah satu alasan bahwa di dalam masyarakat, wanita didorong untuk lebih bisa membaca emosi. Mereka mungkin bekerja lebih keras dalam hal itu." Ia menambahkan, "Orangtua lebih banyak berbicara soal mengendalikan emosi kepada anak perempuan mereka dibandingkan kepada anak laki-laki. Itu bukanlah pernyataan revolusioner."

Karena anak laki-laki tidak diarahkan untuk lebih emosional, para orangtua tidak dapat mengimbangi penggunaan dot dengan membantu mereka belajar dengan cara lain.

Penelitian tersebut terinspirasi oleh penelitian yang dilakukan pada orang-orang usia dewasa yang menggunakan Botoks. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa orang yang melumpuhkan otot-otot wajah mereka dengan suntikan toksin botulinum sebagai prosedur kosmetik, maka mereka tidak hanya kurang dalam mengekspresikan emosi di wajah setelah pengobatan, tetapi emosi mereka pun juga berkurang.

"Penelitian itu membuat kami berpikir tentang periode kritis perkembangan emosional, seperti bayi," kata Niedenthal dalam sebuah pernyataan. "Bagaimana jika Anda selalu memiliki sesuatu di mulut Anda yang mencegah Anda bermimik dan beresonansi dengan ekspresi wajah seseorang?"

Niedenthal mengakui bahwa meminta orangtua (dan bayi) untuk membuang dot, akan membuat mereka bingung. "Orangtua tidak suka membicarakan ini." Ia juga mengatakan bahwa dot yang digunakan saat tidur tidak membahayakan anak-anak secara emosional. "Kita sudah tahu dari penelitian ini bahwa pada saat dot digunakan pada malam hari, tidak akan membuat perbedaan yang berarti, mungkin karena itu bukanlah saat para bayi mengamati dan meniru ekspresi wajah kita. Itu bukanlah waktunya belajar."

Penggunaan dot pada umumnya adalah topik yang kontroversial. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengatakan bahwa setiap puting buatan dapat menghambat proses menyusui, dan Journal of American Family Physician menambahkan bahwa dot dapat mengakibatkan infeksi telinga dan akhirnya menyebabkan masalah gigi. Namun, American Academy of Pediatrics mengatakan bahwa mereka akan baik-baik saja selama Anda tidak memberikan kepada bayi yang sedang lapar, lebih baik Anda memberi mereka makanan. Mengisap dot saat tidur siang dan malam bahkan dapat mengurangi risiko Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS).

Niedenthal mengatakan bahwa timnya sedang melakukan penelitian terkait faktor-faktor lain, seperti apakah bayi dapat mengekspresikan emosi saat diberikan dot dan jika orangtua memberikan dot lebih sering kepada bayi laki-laki. Untuk saat ini, ia menyarankan bahwa setidaknya orangtua mempertimbangkan untuk membatasi penggunaan dot terutama pada siang hari kepada anak laki-laki.

(info) Ditemukan Obat untuk Atasi Kegilaan Belanja

Oleh Innes

Ghiboo.com - Empat dari lima penderita shopaholics adalah wanita. Masalah yang sering dihadapi para shopaholics adalah ketidakmampuan mereka untuk tidak membeli barang yang tidak mereka butuhkan.

Para penggila belanja atau shopaholics kini tak perlu bingung untuk menghentikan kebiasaannya. Sebuah pil yang dirancang untuk mengobati Alzheimer bisa membantu para shopaholics untuk menghentikan kebiasaan buruknya.

Hasil temuan ini didapatkan setelah para psikoater melakukan sebuah tes dengan meminta beberapa peserta berusia 19-59 tahun yang telah didiagnosis memiliki gangguan perilaku belanja kompulsif untuk meminum sebuah obat, yang disebut memantine, yang biasanya diresepkan kepada penderita Alzheimer.

Hasil uji klinis selama delapan minggu menunjukkan peserta yang meminum pil ini menunjukkan adanya pengurangan jumlah waktu belanja dan keinginan untuk berbelanja lebih berkurang.

Memantine awalnya dirancang untuk penderita Alzheimer. Obat ini bekerja pada glutamat kimia otak yang diduga terlibat dalam pengembangan demensia, tetapi juga diyakini bisa mengatasi masalah OCD (gangguan obsesif kompulsif).

"Temuan kami menunjukkan bahwa manipulasi farmakologis dari sistem glutamat dapat menargetkan perilaku impulsif yang mendasari pembelian kompulsif," ungkap peneliti dan psikolog Dr Cecilia D'Felice kepada Dailymail (29/5).

(kerja) Dilema Karier Uang, Posisi atau Fleksibilitas?

Oleh Cosmopolitan

Ghiboo.com - Banyak orang yang menyatakan "Keep doing what you love". Sebenarnya sejauh mana orang melakukan hal itu. Apalagi kalau itu berhubungan dengan pekerjaan sehingga kerap membuat orang berada dalam dilema.


Saat ini bisa jadi Anda sedang menikmati pekerjaan Anda karena sesuai dengan minat Anda dan merasa nyaman. Tapi, pada saat itu pula ada tawaran yang sangat menarik dengan gaji jauh lebih besar. Anda tertarik dan ingin mencoba namun takut karena pekerjaan ini berbeda dengan bidang kerja Anda sekarang.


Alexander Sriewijono, The Founder of Daily Meaning memberikan masukan bagi Anda yang mungkin bingung mengambil keputusan:


1. Pahami dulu istilah "Comfort Zone". Perasaan nyaman memang bisa membuat orang menjadi lebih tidak dinamis, namun bisa juga membuat orang dapat berbuat lebih nyaman.


Pekerjaan bukan hanya dinilai dari seberapa senang Anda melakukannya dan berapa banyak reward yang didapat, tetapi juga pertanyakan seberapa berkembang kita di pekerjaan tersebut.


2. Pertanyakan apa yang penting untuk Anda. Setiap orang punya kebutuhan yang berbeda. Ada yang menargetkan posisi tinggi, ada yang menargetkan gaji sebesar-besarnya, ada yang menargetkan fleksibilitas waktu kerja, ada yang menargetkan ruang kreativitas dalam bekerja, dan lain-lain.


Apa yang Anda pentingkan saat ini? Selain berbeda, hal yang dianggap penting oleh seseorang juga bisa berubah seiring berjalannya waktu. Bisa saja awalnya lebih mementingkan pengalaman kerja yang mengembangkan diri semaksimal mungkin, kemudian berubah menjadi uang karena dalam waktu dekat harus menikah atau sekolah lagi. Sah-sah saja.


Pemahaman di belakang keputusan dan tindakan akan menguatkan langkah yang akan diambil. (Fd)


(Majalah Cosmopolitan Desember 2011)

Wednesday, March 26, 2014

(diet) Cara Mengukur Berat Badan Ideal

Oleh MeetDoctor.com

BMI atau body mass index seseorang, diukur berdasarkan berat dan tinggi badan. Perhitungan ini dilakukan untuk mengetahui apakah berat badan seseorang underweight (di bawah normal), normal, overweight (di atas normal), atau obese (jauh di atas normal). BMI tidak diukur berdasarkan jenis kelamin ataupun usia. BMI juga tidak bisa dihitung jika orang tersebut dalam keadaan hamil, pada olahragawan, dan anak-anak, karena mereka masih dalam tahap tumbuh kembang.

Rumus perhitungan BMI adalah:

berat badan : (tinggi badan/100)2

Sebagai contoh, jika berat badan seseorang 50 kg dan tinggi badannya 160 cm, cara menghitung BMI-nya sebagai berikut:
BMI = 50 dibagi (160/100)2 = 50:2,56 = 19,53

Jika hasil perhitungannya di bawah 17, orang tersebut dikatakan underweight. Jika angkanya antara 18 hingga 21, maka indeks massa tubuhnya normal. Jika angkanya di atas 25, orang tersebut overweight, dan jika di atas 29 artinya orang tersebut sudah mengalami obesitas.

Underweight
Underweight atau berat badan dibawah normal bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti faktor genetik, mengalami penyakit tertentu (misalnya diabetes), kekurangan nutrisi, atau mengalami gangguan pola makan seperti anoreksia ataupun bulimia. Agar berat badan bisa kembali normal, hal pertama yang harus dilakukan ialah mencari apa yang menjadi penyebabnya, misalnya jika ternyata orang tersebut mengalami anoreksia atau diabetes, gangguan tersebut harus disembuhkan lebih dulu.

Normal weight
Pertahankan berat badan yang normal dengan menjaga asupan Anda. Konsumsilah protein, lemak dan karbohidrat secukupnya, perbanyak makan sayuran, buah, dan banyak minum air putih, setidaknya 8 gelas sehari. Air amat dibutuhkan, karena 90% tubuh terdiri dari air. Dengan jumlah air yang cukup, lambung akan merespon dengan memberikan rasa kenyang, sehingga bisa membantu menekan selera makan.

Olahraga dan istirahat yang cukup juga diperlukan. Istirahat yang baik ialah dengan tidur nyenyak 5-8 jam di malam hari. Jika Anda mendengkur saat tidur atau sering terbangun, artinya tidur Anda kurang berkualitas. Hindari begadang karena justru akan membuat tubuh menjadi gemuk, karena metabolisme tubuh Anda yang seharusnya beristirahat, malah bekerja.

Overweight dan obese
Kegemukan diawali dengan pola makan yang tidak sehat, misalnya terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung protein hewani (seperti daging merah) dan yang tinggi karbohidrat (seperti nasi, mi, dan pasta).
“Lemak yang menumpuk, terutama di sekitar pinggang, bisa memicu banyak penyakit, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, gangguan kolesterol, dan asam urat. Penyakit-penyakit tersebut bisa menyebabkan terbentuknya plak pada pembuluh darah yang akan memicu penyakit jantung koroner”, ujar dr. Witri Rahmania.

Jika Anda mengalami kelebihan berat badan, segera turunkan secara perlahan dan bertahap. Yang paling penting adalah dengan menjaga pola makan, yaitu mengurangi karbohidrat, mengonsumsi lebih banyak serat, banyak minum air putih, dan berolahraga secara teratur.

(tips) Cara Mengobati Berbagai Gigitan Serangga

Oleh Yahoo! SHE

Digigit nyamuk bukan masalah besar bagi kita. Namun bagaimana jika yang menggigit adalah tawon, laba-laba, atau ular?


Lebah – Tindakan pertama yang harus dilakukan ketika disengat lebah adalah mencabut sengatnya dengan segera, yang akan meminimalkan kekuatan sengatan tersebut. Jika Anda mengalami reaksi alergi seperti pembengkakan, maka berobat ke dokter sesegera mungkin. Kasus yang ekstrem dapat menyebabkan masalah sulit bernapas yang parah, jika hal itu terjadi segera panggil ambulans.

Nyamuk – Meski menyebalkan, gigitan nyamuk biasanya tidak menyebabkan masalah serius (kecuali demam berdarah atau malaria). Pengobatan terhadap gigitan nyamuk adalah dengan menggunakan salep untuk mengurangi rasa gatal. Anda juga dapat menggunakan obat alami seperti cuka, yang dalam studi di “Journal of Entomological” juga terbukti berfungsi sebagai sebuah penolak serangga.

Tawon – Musuh nomor satu publik selama musim panas, sengatan tawon sangat menyakitkan dan paling sering menyebabkan reaksi alergi. Sengatan harus diatasi dengan menggunakan es atau antihistamin untuk mengurangi pembengkakan dan rasa gatal. Jika muncul alergi, Anda harus pergi ke dokter, atau bahkan dalam kasus serius perlu memanggil ambulans.

Laba-laba – Meskipun membuat banyak orang ketakutan, hanya sebagian kecil laba-laba yang Anda temui yang bisa menggigit, dan bahkan sangat sedikit yang berbahaya (kecuali jika Anda berada di hutan belantara). Jika digigit salah satu laba-laba langka yang berbahaya, Anda mungkin akan mengalami pembengkakan, pusing, atau bahkan muntah. Jika tanda-tanda itu terjadi, segeralah  segera pergi ke rumah sakit.

Semut – Gigitan semut dapat menjadi sebuah gangguan serius. Jika ini terjadi pada Anda, maka Anda harus membersihkan daerah yang terkena gigitan. Anda dapat menggunakan obat yang dapat dibuat sendiri, dengan mencampurkan baking soda dan air untuk membuat salep penghilang gatal.

Ubur-ubur – Liburan di pantai akan sangat menyebalkan jika terkena sengatan ubur-ubur. Air kencing hanya memiliki sedikit efek atau bahkan sama sekali tidak berfungsi untuk mengatasi sengatan ubur-ubur, jadi sebaiknya hindari melakukannya. Palang Merah Inggris menyarankan untuk mengobati sengatan dengan menuangkan air laut atau cuka di atas luka sengatan secara perlahan.

(make up) Cara Menghemat Produk Kecantikan Anda

Oleh Erica Paredes (Yahoo! SHE Philippines)

Apakah Anda merasa produk kecantikan Anda cepat habis? Bayangkan betapa borosnya jika Anda terus membeli perlengkapan kecantikan, jadi Anda harus menemukan cara untuk menghematnya sebaik mungkin! Berikut beberapa cara untuk menghemat produk kecantikan:

Lipstik
Jangan mengoleskan pewarna bibir secara langsung ke mulut Anda, tapi gunakanlah sebuah lip brush. Selain tidak terlalu banyak menggunakan pewarna bibir dalam sekali waktu, Anda juga bisa membuat intensitas warna untuk mendapatkan warna terbaik yang Anda inginkan. Selain itu, jika Anda rutin membersihkan lip brush, metode ini juga higienis.

‘Pressed powder’
Jangan menggunakan spons yang ada di dalam kotak bedak Anda. Namun, gunakan powder brush yang bagus. Usapkan berus pada bedak Anda dan kibaskan kelebihan bedaknya lebih dulu sebelum mengusapkan di wajah Anda. Ini tidak hanya akan menghemat bedak, tapi juga membuat wajah Anda lebih cerah, lebih natural.

Eyeliner
Kulkas adalah tempat yang bagus untuk menyimpan eyeliner agar tidak meleleh. Anda membuang banyak produk ketika menggunakan atau menajamkan eyeliner yang meleleh atau yang sudah menjadi terlalu lembut. Jika Anda ingin menggunakan eyeliner setelah mengambilnya dari kulkas, tunggu antara satu hingga dua menit sampai mencair sebelum menggunakannya.

Parfum
Jangan terlalu banyak menggunakan parfum favorit Anda. Selain boros, aromanya juga bisa terlalu menyengat. Anda hanya perlu menyemprotkan sekali atau dua kali agar wanginya awet. Cobalah untuk tidak menyemprotkannya secara langsung pada kulit.

Eyeshadow
Oleskan sedikit lapisan concealer sebelum menggunakan eyeshadow. Ini akan membantu pigmen warna bertahan lama dan membuatnya lebih terlihat, jadi Anda tidak perlu mengoleskan tiga lapisan atau mengunakan eyeshadow setiap beberapa jam. (Foto: Thinkstock)

Sunday, March 23, 2014

(diet) Bakar Lemak dengan Makan Ini

Oleh Men's Fitness

Ghiboo.com - Anda frustasi dengan berat badan? Eits, jangan khawatir! Jika olahraga dan diet tak sukses menurunkan berat badan, coba deh konsumsi beberapa makanan yang dipercaya membantu membakar kalori.

Kecilkan ukuran pinggang Anda dengan mengasup makanan ini, yuk.


Kacang Almond

Tambahkan kacang almond pada makanan Anda sehari-hari. Struktur serat yang terdapat di dalamnya mengurangi penyerapan pada lemak, sehingga hanya sedikit kalori yang terserap oleh tubuh Anda. Selain itu, kadar protein dan asam lemak tak jenuh tunggal yang ada juga membuat Anda merasa kenyang lebih lama sehingga menjauhi keinginan untuk mengemil.

Tip: Untuk meningkatkan rasa pada kacang, panggang di dalam oven dengan suhu 180 derajat celcius selama lima hingga sepuluh menit.

Telur

Konsumsi telur pada saat sarapan. Mereka yang mengonsumsi telur di pagi hari akan merasa lebih kenyang sepanjang hari. Ini karena kombinasi antara protein dan lemak baik yang terdapat di dalamnya. Selain itu, telur juga mengandung sedikit kalori.

Tip: Untuk mencegah kulit telur agar tidak pecah saat direbus, tambahkan dua sendok teh cuka ke dalam air. Selain menjaga kulit telur, cuka juga membuat proses pengelupasan telur menjadi lebih mudah.

Kayu manis

Jerry Seinfield, komedian, pernah berkata bahwa kayu manis seharusnya ada di atas meja bersama garam dan lada. Jadi, jika ada yang bertanya apa yang akan membuat makanan menjadi lebih lezat kita akan mudah menjelaskannya.

Kayu manis bukan saja membuat makanan menjadi lebih harum tetapi juga berkhasiat untuk menurunkan berat badan. Setengah sendok kayu manis pada makanan akan mengurangi berat badan sebanyak satu kilo setiap bulannya. Selain itu, kayu manis juga mengontrol hormon insulin yang biasa naik sehabis makan - yang membuat Anda merasa lapar - dan menaikkan metabolisme untuk membakar kalori.

Tip: Untuk cemilan yang menyehatkan, potong apel kotak-kotak lalu taburi kayu manis dan panggang di oven hingga kecokelatan.

Yogurt

Memakan yogurt rendah lemak membantu tubuh Anda untuk membakar lemak lebih banyak. Kadar kalsium dan protein yang terdapat di dalamnya mengutamakan penurunan berat badan sebagai salah satu diet ketat dan menjaga massa otot.

Tip: Ganti whipped cream dengan yogurt pada makanan penutup Anda atau gunakan yogurt polos sebagai pengganti mayonaise pada sandwich.

Lentil

Tambahkan lentil dan kacang-kacangan pada sup untuk membantu mengenyangkan perut Anda. Kacang dan lentil kaya akan leucine, yang membantu untuk menurunkan berat badan tanpa harus melakukan diet secara khusus.

Tip: Rendam lentil semalaman, lalu masak dan simpan di dalam kulkas. Saat lentil disimpan di dalam wadah kedap udara dan terendam oleh air, mereka akan bertahan hingga tiga bulan.

Sup

Mereka yang mengonsumsi sup terlebih dahulu sebelum menyantap makanan utama akan mengasup lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang tidak makan sup. Peneliti dari Pennsylvania State University menyatakan bahwa mengonsumsi sup pada awal makanan akan membuat Anda merasa kenyang lebih awal sehingga mengurangi asupan kalori hingga lima persen.

Tip: Trik terbaik adalah menambah satu atau dua kentang saat memasak sup dan mendiamkan hingga 15 menit. Ini membantu menyerap kadar garam di dalam sup.

Sambal

Untuk memberikan rasa yang lebih berani pada salad dan sandwich Anda, ganti dressing dengan sambal: satu sendok teh sambal mengandung 10 kalori tetapi penuh akan serat yang membantu Anda merasa kenyang setiap saat. Kandungan capsaisin yang terdapat di dalam cabai juga akan mendorong level metabolik Anda sebanyak tiga jam dengan menaikkan temperatur tubuh.

Tip: Sambal sangat mudah untuk dibuat sendiri. Potong bawang merah, paprika merah, 2 tomat, dan cabai rawit, lalu campurkan dengan sedikit cuka dan daun ketumbar.

Tumbuhan Herbal

Herbal menambahkan wangi pada setiap makanan tanpa harus menambah jumlah kalori. Penelitian menyatakan bahwa tumbuhan herbal merangsang indera penciuman dan perasa Anda sehingga membantu untuk merasa kenyang lebih cepat dan mengurangi jumlah yang diasup.

Tip: Gunakan banyak rosemary atau sage saat memasak daging. Rosemary baik untuk mencegah radang dan sage juga bagus untuk pencernaan.

(Men's Fitness edisi April 2011)