Search This Blog

Sunday, February 9, 2014

(info) Jangan Nyetir Setelah Makan Berat!

Oleh Innes

Ghiboo.com - Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pengendara kendaraan yang makan dalam porsi besar bisa memiliki risiko kehilangan konsentrasi selama mengemudi.


Penelitian tersebut menjelaskan bahwa makan dalam porsi banyak, bahkan tanpa adanya pengaruh alkohol, ternyata bisa membuat pengendara kehilangan konsentrasi selama menyetir yang bisa berakibat mengalami kecelakaan.


Peneliti dari Loughborough University melakukan penelitian terhadap 12 pria muda sehat. Peneliti sengaja memilih pria muda berusia di bawah 30 tahun karena mereka lebih sering untuk tertidur saat menyetir.


Lantas, para partisipan diberi makan siang dengan seporsi lasagna daging dan yogurt toffee. Setengah jumlah partisipan diberi makanan versi diet yang hanya mengandung 305 kalori dan sisanya diberi makanan dengan versi normal hingga 922 kalori.


Hampir seluruh partisipan memiliki jam tidur normal, namun hanya beberapa partisipan yang tidur hanya 5 jam pada malam sebelum penelitian.


Setelah makan siang selesai, semua partisipan melakukan simulator mengemudi dan ditugaskan untuk menyetir selama 2 jam, menyetir secara monoton dengan jalan lurus dan tikungan bertahap.


Mereka yang makan siang berat lebih cenderung masuk ke jalur lain. Meskipun tidak terlalu buruk, mereka membuat banyak kesalahan pada setengah jam pertama, tetapi tidak ada keraguan bahwa mereka mengantuk. Dari penelitian tersebut, banyak partisipan yang tampaknya tidak menyadari bahwa mereka lelah.


"Mekanisme yang mendasari mengapa makan siang berat dapat meningkatkan kantuk tetap menjadi suatu spekulasi. Walau bagaimanapun, asupan lemak tinggi memang menaikkan tingkat darah dari hormon cholecystokinin, yang meningkatkan kelelahan," ungkap peneliti Louise Reyner.

No comments:

Post a Comment